Sabtu, 16 Agustus 2008

+ Atasi Gusi Bengkak

Penyakit gusi adalah istilah awam dari penyakit periodontal. Penyakit ini bisa menyerang orang dewasa hingga akan-anak. Bila tidak diatasi dengan segera maka penyakit gusi dapat menyebabkan gigi lepas dan menimbulkan berbagai macam penyakit seperti paru-paru, kanker dan lain-lain.
Menurut Drg. Elizabeth Linda dari Klinik Gigi Dental Salon, Penyebab utama gusi bengkak disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kebersihan mulut yang kurang misalnya menggosok gigi yang kurang benar arahnya, karang gigi yang tidak dicabut atau dibersihkan.
Gusi yang sehat berwarna merah muda, bentuknya tidak menonjol di sela-sela gigi, tidak bengkak dan teksturnya seperti kulit jeruk, jika disentuh kenyal.

Hubungan gigi dan gusi

Secara umum bila gigi tidak disikat dan dibersihkan secara benar dan teratur, akan menimbulkan plak pada gigi. Plak adalah suatu lapisan yang mengandung makanan dan bakteri yang kemudian mengeras menjadi tartar atau karang gigi yang dapat menyebabkan penyakit gusi.
Selain karang gigi yang tidak dibersihkan, gosok gigi tidak benar dan bersih dapat menyebabkan masih adanya sisa makanan yang menempel di pinggir gigi yang paling dekat dengan gusi. Bila dibiarkan semakin lama akan menumpuk dan dapat memicu gusi bengkak.

Gejala gusi bengkak

Secara umum penyakit gusi bengkak selalu diikuti dengan gejala tertentu. Gelaja gusi bengkak yang perlu diperhatikan dengan seksama antara lain:

- Gusi nampak merah, bengkak
- Sakit dan mudah berdarah bila disentuh
- Nafas menjadi bau
- Jika sudah parah akan menimbulkan peradangan pada gusi, hingga gigi goyang serta mudah lepas.

Harus segera diatasi

Gusi yang bengkak, kalau didiamkan saja akan sangat berbahaya. Keadaan yang satu itu berpeluang menjadi salah satu penyakit yang menyerang organ tubuh lainnya, yang paling menakutkan adalah kanker.
Untuk mengatasi gusi bengkak dapat dimulai dengan memelihara kesehatan mulut, dengan cara menyikat gigi dengan benar. Sikat gigi sesuai anjuran minimal dua kali sehari dan bila perlu sehabis makan. Selain itu penting pula untuk rajin membersihkan karang gigi minimal empat bulan sekali hingga enam bulan sekali.
Jangan lupa untuk membersihkan pula sisa-sisa makanan yang terselip diantara dua gigi, seperti dental floss. Bila ada sisa-sisa akar gigi yang berpotensi menjadi sumber bakteri maka harus segera dicabut. Kontrol rutin ke dokter gigipun perlu dilakukan minimal enam bulan atau setahun sekali.

5 komentar:

anisna mengatakan...

salam kenal, artikelnya bagus, bermanfaat t'utama bagi sy yg kebetulan anak sy b'umur 4 th saat ini sedang mengeluh sakit gigi, pas sy cek t'nyata gusinya bengkak, giginya itu tidak rapat antara yg satu dg lainnya ada jeda/ sy menyebutnya gigi jarang sehingga sering t'selip makanan diantara giginya itu, setiap kali terselip dia mengeluh ada yg t'selip sy mengajaknya gogok gigi. Punya tips lain untuk mengatasi gigi jarang ini? dan caranya membujuk agar mau cek up ke dokter gigi, krn dia trauma, pernah sy ajak ke dokter gigi menemani sy cek dia mendengar anak menangis krn giginya dicabut (dia langsung sembunyi di balik pintu)?
terimakasih sebelumnya.

toni mengatakan...

salam kenal, saya memiliki masalah dengan gusi saya yang bengkak akibat benturan, hingga warnanya kcoklatan dan kadang2 kluar darah kotor, gmana solusinya, mohon penjelasanya. terima kasih

find end-BloveT mengatakan...

salam kenal, sya juga mengalami pembengkakan pada gusi tepatx di rahang bwah sbelah kanan yg plg blakang, akibat itu, timbul benjolan dileher sblah kanan, setiap menelan mkanan slalu sakit, n sperti kata dokter sebelum sya sakit, sya sring sikat gigi tdak teratur. jdi to teman2 harus rajin sikat gi2

Ari Bento mengatakan...

slam kenal saya juga mengalami benjol di gusi kira kira sebiji kacang hijau, sudah lama, kra2 6 bulan tidak kunjung kempes, tidak sakit, tetapi agak mengganggu, mohon solisinya gimana ya?

Farhan Octa mengatakan...

salam kenal, gusi saya bengkak tapi tidak sakit pernah di operasi berapa bulan kemudian timbul lagi dokter menyarankan saya dioperasi kembali tapii saya takut soal'y sangat menyakitkan sesudahnya apakah boleh saya meminum obat herbal sarang semut?